Perbankan Syariah Semakin Bergairah

Kiranya sekarang sudah menjadi trend bagi masyarakat Indonesia untuk secara konsisten memakai jasa perbankan dan layanan keuangan syariah. Melihat trend besar tersebut,  bank-bank raksasa di Indonesia pun berlomba-lomba memberikan pelayanan jasa syariah. Jasa perbankan syariah Islami ini tidak lagi menjadi jasa pelengkap, bahkan sekarang cenderung menjadi jasa perbankan utama untuk masyarakat.

Salah satu praktisi perbankan syariah di sebuah bank syariah terbesar di Indonesia adalah Akhsin Muammar. Sekarang ini Akhsin telah menjabat sebagai Manager pada pelbagai posisi di Bank Syariah Mandiri. Karier perbankan Akhsin, yang merupakan alumni SMA Negeri 2 Purwokerto lulusan tahun 2003 ini cukup cemerlang.

Akhsir Muammar: pakar perbankan syariah.

Selepas lulus dari SMA Negeri 2 Purwokerto, Akhsin tertarik untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah di Jakarta. Awalnya karena rasa penasaran dengan faham Islam Liberal yang sering dikaitkan dengan kurikulum pendidikan UIN Syarif Hidayatullah. Namun, setelah ia menjalani pendidikan sampai lulus menjadi sarjana, aspek-aspek Islam Liberal justru tidak ia jumpai. Memang ada sebagian kecil mahasiswa yang berfaham Islam Liberal, tetapi tidak signifikan.

Alih-alih, Akhsin justru banyak menjumpai dosen yang bergiat dalam perbankan syariah. Alhasil, ia mulai memahami, menggali dan mencintai perbankan syariah.

“Sejak mahasiswa, lingkungan perkenalan dan pertemanan saya adalah para pegiat studi ekonomi Islam”, tandas Akhsin.

Akhsin juga meningkatkan lagi akan pemahaman mengenai perbankan syariah dengan melanjutkan studi untuk mendapatkan MBA (Master of Business Administration) sekaligus dari dua institusi yaitu Universitas Indonesia dan Universite Grenoble Alpes di Perancis. Sebagai informasi, Universite Grenoble Alpes merupakan universitas terkemuka di Perancis yang telah melahirkan beberapa pemimpin dunia, seperti Presiden Korea Selatan, Presiden Jerman dan sejumlah menteri keuangan di negara terkemuka.

***

Akhsin meyakini akan prospek yang besar dari perbankan syariah di Indonesia.

“Semua bank syariah selama masih beroperasi aktif diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan Dewan Syariah Nasional MUI. Jadi memilih bank syariah saat ini lebih krn aspek bisnisnya saja”, demikian jelas Akhsin.

Lebih lanjut Akhsin menegaskan bahwa untuk aspek kesyariahan, semua institusi perbankan comply kepada hukum positif dan hukum syariah yang didasarkan Fatwa Ulama Negara, bukan ulama perseorangan.

Dengan jamimam tersebut, maka masyarakat lebih mudah memilih jasa perbankan syariah yang nyaman di hati, yang layanannya bagus, yang teknologinya canggih, yang dekat rumah, atau pun yang dikenal baik.

Akhsin sangat optimis dengan  perkembangan dan potensi perbankan syariah sekarang ini. Karena di tingkat nasional sudah dibentuk Komite Nasional Keuangan Syariah, diketuai Presiden RI langsung. Dengan demikian percepatan perbankan syariah di Indonesia akan semakin bagus.

Menggerakkan Semesta dengan Ketertarikan

Manusia adalah makhluk yang memang tiada tara. Dibekali otak untuk berfikir dan juga rasa untuk mengindera. Dengan mengikuti rasa, maka semangat hidup akan menyala mengikuti arah ketertarikan kita. Dan semesta pun senantiasa mengikutinya.

Mengolah rasa, itulah prinsip hidup Mutia Amelia Febriana. Sehingga dalam usia yang masih muda, namun sudah mampu menggenggam dunia. Bahkan pelbagai penghargaan nasional tentang seni dan arsitektur budaya pun diraihnya.

Continue reading

Nostalgia SMA (1)

Text: Ahmad Munaji

OSIS – part 1

Jabatan Sekretaris OSIS adalah karir tertinggiku di sekolah. Jabatan itulah yang membuatku lebih dikenal guru dan teman-teman sak sekolah. Jabatan itu pula yang mengharuskanku berbagi waktu antara belajar dan berorganisasi. Juga salah satu saranaku untuk mengenal cewek, hi..hi..(modus.com)

Originality-nya (asline Ndes), iso dadi pengurus OSIS merga aku dijorogke Pak Eman. Pembina OSIS sekaligus Guru Agama itu entah dengan pertimbangan apa koq getol mendorongku ikut maju dalam pemilihan Ketua OSIS.

Continue reading

Dari Purwokerto Mendunia: Nathan Azaria

Asyik bermain game ternyata bisa mengantar anak muda menjadi senang, bahagia dan bahkan berprestasi mendunia. Dengan kegiatan yang menyenangkan itu, bisa membuka pintu-pintu kesuksesan yang terbentang di manca negara. Maka dari itu, para kaum muda rebahan yang suka asyik bermain game tidak perlu cemas akan masa depan. Karena begitulah prestasi mendunia yang fenomenal dari Keluarga Besar Asmari Kertajaya. Tidak hanya buat kutu buku yang rajin belajar saja.

Continue reading

Gondes Forever: Gini, deh!

Gondes Forever

*Gini, deh !*

Fiksi Iwan Samariansyah

Namanya Wagini, panggilannya Gini. Tapi oleh teman-temannya dipelesetkan menjadi Wagitu, dipanggil Gitu. He he he..

Di kelas ia ranking satu, dari bawah. Tak heran ia sering dilabeli dan dibuli sebagai murid, maaf, terbodoh di kelas V.

“Rapornya kebakaran, merah semua. Satu-satunya nilai yang biru cuma olahraga. Oleh pitu, pitulungan!” kata Pak Kasikun, guru kelas kami.

Continue reading